Wajib Belajar 12 Tahun Dimulai Juni 2015

                    Wajib Belajar 12 Tahun Dimulai Juni 2015

Puan Maharani, sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan  mengatakan bahwa pelaksanaan Program Wajib Belajar 12 Tahun akan dimulai Juni 2015. Dengan adanya program Wajar 12 Tahun, maka  semua anak Indonesia wajib atau harus masuk sekolah, yang drop out kembali masuk sekolah dan konsekuensinya Pemerintah wajib membiayai dan menyediakan semua fasilitas yang diperlukan, termasuk kekurangan Tenaga Guru yang mencemaskan, sehingga sekolah harus ditopang dengan adanya  Guru Wiyata Bakti. Rancangan Wajib Belajar 12 tahun ini sudah dirintis sejak tahun 2012 oleh Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebagai langkah awal pemerintah sudah mengucurkan dana BOS ( Bantuan Operasional Sekolah ) untuk jenjang SMA dan SMK. Seperti yang selama ini BOS telah diberikan kepada siswa SD dan SMP. Setelah BOS untuk SD dan SMP maka tahun ini pemerintah berupaya untuk memberikan BOS kepada SMA/ SMK termasuk Madrasah Aliyah, dengan maksud agar wajib belajar bisa berjalan mulus. Tantangan pemerintah untuk mewujudkan Wajib Belajar adalah salah satunya adalah kebutuhan Guru. Betul kebutuhan Guru saat ini yang saya tahu di Sekolah Dasar sangat darurat padahal pemerintah mengangkat CPNS Guru setiap tahun sangat terbatas. Bila wajib belajar 12 tahun ini supaya  berjalan sukses maka pemerintah membutuhkan pengangkatan Guru SMA/ SMK paling tidak 12.000 ( baca : dua belas ribu guru ) dalam setahun. Betul ini sangat diharapkan dan Guru Wiyata Bakti yang sudah bertahun-tahun mestinya yang menjadi prioritas utama. Itu kehendak mereka, namun aturan main pengangkatan CPNS Guru ada pada Pemerintah, kita ikuti saja.

Dalam UUD 1945 pasal 31 disebutkan bahwa : Tiap-tiap warga Negara berhak mendapat pengajaran, maksudnya adalah setiap warga negara Indonesia tanpa terkecuali mendapatkan hak yang sama untuk mendapatkan pengajaran, dan dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas Pasal 5 ayat 1 disebutkan bahwa : Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Karena itu bila pemerintah melaksanakan Wajib Belajar 12 tahun merupakan kewajiban pemerintah. Dan saat ini sudah waktunya untuk melaksanakan Wajib Belajar 12 tahun itu, anak Indonesia wajib mengikuti pendidikan selama 12 tahun, dari Sekolah Dasar selama 6 tahun ditambah SMP selama 3 tahun dan SMA selama 3 tahun. 

Artinya di Indonesia untuk 3 tahun ke depan sudah tidak ada lagi siswa usia SMA yang tidak sekolah, karena Wajib belajar 9 tahun sudah berjalan sehingga saat ini mestinya sudah tidak ada lagi anak usia SMP yang tidak sekolah. Pemerintah menyiapkan semua fasilitas dan sarana serta prasarana pendidikan termasuk para Gurunya. Sehingga pendidikan seperti amanat Undang-Undang Sisdiknas, setiap anak Indonesia sampai usia SMA berhak mendapat pendidikan yang bermutu. Bermutu artinya berkualitas yang baik.
Bila semuanya terwujud maka Jayalah Indonesiaku. Ok kita bisa mendapatkan tambahan untuk biaya pendidikan, klik di sini


Semoga !
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :