Bahasa Indonesia Dipelajari di Mesir

                              Sarasehan Bahasa Indonesia di Kairo

                                    
Sebagai bangsa Indonesia kita boleh bangga, karena bahasa Indonesia
juga dipakai sebagai bahasa penutur di beberapa negara. Bahasa Indonesia merupakan pelajaran wajib di Australia bahkan menjadi Bahasa kedua. Karena itu jangan pernah meninggalkan Bahasa 
Indonesia sebagai Bahasa Negara. Jangan malu belajar Bahasa Indonesia, sungguhpun kita dilahirkan di Indonesia, belajar Bahasa Indonesia itu wajib, karena dalam kenyataannya banyak penutur dan pengguna  bahasa tulis yang tidak cermat, secara keilmuan Bahasa Indonesia sama mudahnya dan sama sulitnya dengan Bahasa asing. 

Guru pengampu Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Tranby College, Perth Australia, Vicki Richardson mengatakan, sejak kelas satu sekolah dasar, siswa di sekolahnya wajib memelajari bahasa pemersatu Nusantara ini. Hingga kelas delapan atau setara dengan dua SMP, siswa Tranby College harus belajar kosa kata dan tata bahasa Indonesia.


 “Mereka bisa memilih terus memelajari bahasa Indonesia atau tidak sejak kelas sembilan,” ujar Vicki, di Tranby College, Perth, Australia. Karena itu Bahasa Indonesia yang telah diikrarkan lewat Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928 dan telah resmi menjadi Bahasa Pengantar di sekolah seluruh Indonesia, dan Bahasa Negara sesuai pasal 36 UUD 1945. Kita  wajib menggunakan bahasa Indonesia yang baik sesuai dengan konteknya dan yang benar sesuai dengan kaidahnya.


Sarasehan I ini diselenggarakan oleh KBRI Kairo di Mesir untuk para penutur asing,  mengambil tema : “ Menginternasionalkan Bahasa Indonesia “ Tujuannya sarasehan ini adalah untuk mendapatkan berbagai masukan tentang upaya peningkatan kualitas capaian promosi Bahasa Indonesia di Mesir.


Sarasehan ini diselenggarakan 28 Januari 2015 lalu, dihadiri dan dipimpin 

oleh home staff, local staff, pengajar bahasa Indonesia di Pusat Kebudayaan Indonesia (PUSKIN) dan Pusat Studi Indonesia (PSI) di Suez Canal University Ismailia, serta guru bahasa Indonesia di Sekolah Indonesia Kairo. Sarasehan I BIPA ( Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing ) dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Perwakilan Republik Indonesia  Kairo, Bapak Deddy Darussalam. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya acara sarasehan sebagai langkah peningkatan dan pengembangan promosi bahasa Indonesia di masa depan.

Sarasehan kemudian dilanjutkan  dengan mendengarkan paparan dari Atase Pendidikan Kairo, Bapak  Fahmy Lukman. Dalam paparan dibahas tentang posisi Indonesia dan potensi bahasa Indonesia untuk menjadi bahasa internasional ditinjau dari kondisi ekonomi Indonesia, pendidikan, pariwisata, dan juga perkembangan sains dan teknologi. Bapak Fahmy mengatakan, Bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang penyebarannya paling luas di dunia, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei, dan sebagian Thailand. Indonesia juga memiliki keanekaragaman budaya, sejarah dan literatur yang menarik untuk digali dan dikaji oleh masyarakat dunia.


Sampai saat ini jumlah warga Mesir yang pernah mengikuti kursus bahasa Indonesia sekitar 2.100 orang, dan di Pusat Studi Indonesia sebanyak 235 orang. Alasan mereka belajar Bahasa Indonesia, antara lain karena kepentingan kerja, seperti menjadi tour guide di Mesir, atau karena ingin mendapatkan beasiswa ke Indonesia.


Sumber : http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/3817

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :