Pensiunan Guru Bisa Menjadi Pegawai PPPK

                               Pensiunan Guru Bisa Menjadi Pegawai PPPK
                                             


Topyulianto.com mengangkat isu guru yang sudah pensiun  bisa diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Sangat menarik informasi ini sehingga tertarik untuk mengangkat di media ini dengan judul  Pensiunan Guru Bisa Menjadi Pegawai PPPK.  Dalam Undang-Undang  Nomor 5 Tahun 2014 tentang  Aparatur Sipil Negara di sebutkan bahwa Pegawai Aparatur Sipil Negara terdiri atas Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Pegawai  Pemerintah  dengan Perjanjian  Kerja  yang selanjutnya di singkat PPPK adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan kebutuhan instansi pemerintah dan ketentuan Undang-undang.  

Mereka diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan. Dalam aturan ini tidak disebutkan batas usia, sehingga pemerintah punya gagasan untuk mengangkat Pensiunan Guru  atau Guru yang sudah pensiun menjadi pegawai PPPK, dengan pertimbangan bahwa pensiunan guru sudah memiliki banyak pengalaman mengajar, dengan kata lain telah memiliki jam terbang yang banyak. Pensiunan Guru pasti punya banyak pengalaman mengajar, kalau tidak punya pengalaman mengajar bukan pensiunan guru.

Lalu pertanyaannya lulusan Fakultas Keguruan yang sudah menyandang gelar S.Pd dengan menempuh pendidikan 4-5 tahun  dan sudah antre menjadi Guru Wiyata Bakti bertahun-tahun akan di kemanakan ? Silakan di jawab sendiri. Semua pasti tahu bahwa guru bakti atau guru wiyata bakti atau apapun  sebutannya, honornya sangat tidak layak karena dalam kisaran angka Rp 150 ribu – Rp 400 ribu sungguhpun pemerintah melalui pemerintah kabupaten / kota sudah berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan  mereka, tetapi belum semua guru bakti bisa  menikmati bantuan pemerintah, karena ada syarat minimal sudah mengabdi 3 atau 4 tahun dan keterbatasan anggaran. Tugas mereka sama dengan Guru PNS, seragam sama dengan guru PNS, walaupun ada yang membeli sendiri, terima kasih yang diberi oleh sekolah. Jumlah guru wiyata bakti saat ini sangat banyak dan semua sekolah pasti ada guru wiyata bakti, karena memang kekurangan guru. Sekolah yang mengangkat guru bakti adalah sekolah yang cerdas, karena memang kekurangan guru.

Bila kekurangan guru yang saat ini terjadi akan ditutup dengan mengangkat guru yang sudah pensiun atau pensiunan guru menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, apa tidak kontra produktif atau langkah mundur. Karena yang muda dan enerjik dengan pendidikan sarjana juga siap diangkat. Mengapa harus mengangkat guru pensiunan. Sungguh pun saat ini petunjuk teknis untuk pengangkatan pensiunan guru belum ada, yaitu peraturan pemerintah atau apa pun namanya.  Mestinya Guru Wiyata Bakti yang telah lama mengabdi bisa ditawari atau diarahkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Pasti banyak yang bersedia, sungguhpun harus lewat seleksi  administrasi maupun tertulis. Karena itu bagi para guru wiyata bakti, silakan  mempersiapkan diri untuk mengikuti tes waktunya sampai saat ini belum ditentukan.

Mudah-mudahan informasi ini baru wacana !
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :

1 komentar: