Membiasakan Menulis Aktivitas Pendidikan

                                        Membiasakan Menulis Aktivitas Pendidikan
                                                                                    
Menteri Anies Baswedan mengajak kalangan pendidikan dan para peserta didik untuk berani menulis kegiatan di lingkungan pendidikan dan kebudayaan agar diketahui banyak orang.  Dengan Membiasakan Menulis Aktivitas Pendidikan maka banyak informasi pendidikan yang baik  dan menyenangkan yang semula tidak tersebarluaskan sehingga tidak diketahui masyarakat menjadi diketahui banyak orang. Hal ini bisa terjadi karena  warga masyarakat bahkan Guru yang bisa menulis sangat terbatas. Karena itu perlu memulai menulis aktivitas pendidikan dan kebudayaan yang  perlu disampaikan kepada masyarakat luas agar diketahuinya karena akan berdampak yang luar biasa. Menulis memang tidak mudah, dari mana memulainya, di awal menulis akan mengalami banyak kendala, namun bila terus belajar maka akan menjadi suatu kebiasaan. Tidak semua kegiatan atau pekerjaan dengan serta merta dapat dilakukan dengan mudah, semuanya membutuhkan waktu, ketekunan untuk menghasilkan sebuah karya.  Agar bisa menulis dengan baik, maka membaca adalah sahabat yang dekat.  Makin banyak yang di baca, maka makin banyak bahan pendukung yang bisa didapatkan. Sehingga calon penulis memiliki banyak referensi,  bisa pengalaman pribadi sebagai modal awal dalam memulai menulis. Materi baca bisa dari surat kabar, majalah maupun literatur yang lain, banyak fasilitas pemerintah yang menyediakan tempat layanan untuk membaca, melalui perpustakaan daerah atau perpustakaan di sekolah, di pondok pesantren, di gereja maupun di perguruan tinggi. Bagi yang mampu bisa memiliki koleksi buku, sebagai perpustakaan pribadi. Menteri mengajak agar lebih banyak menulis dan memotret fenomena pendidikan dan kebudayaan yang terjadi di sekitar kita, yang bisa menjadikan kampanye yang  positif bagi masyarakat.

Lakukanlah Menulis
Banyak informasi yang dapat digali di daerah pedesaan yang belum di sebarluaskan, karena itu para pelaku pendidikan dan kebudayaan untuk berusaha lebih banyak menulis dan memotret fenomena di bidang pendidikan dan kebudayaan, yang akan berdampak positif bagi masyarakat. Indonesia membutuhkan kabar baik yang terjadi di daerah yang belum pernah diinformasikan,  silakan generasi muda untuk memotret dan menulis hal yang positif yang terjadi di daerah yang belum dikabarkan. Banyak materi yang bisa menjadi objek tulisan yang dapat ditemukan di daerah maupun dipedesaan dan bisa dilengkapi dengan foto sebagai pelengkap. Sesuatu yang tidak biasa bila dilakukan terus menerus dan mau belajar niscaya tidak ada yang sulit. Menulis itu mudah, tapi jangan hanya diucapkan dan lakukanlah, menulislah gagasan yang sudah ada agar tidak hilang. Banyak yang beranggapan bahwa menulis itu tugas mahasiswa atau lingkungan akademik. Pekerjaan menulis itu bisa dilakukan semua orang, yang harus didukung keinginan dan kemauan, pasti semua bisa.

Peralatan Menunjang
Kekurangan kita pada umumnya hasil perjalanan atau kunjungan di daerah banyak yang baik untuk diinformasikan, namun karena tidak biasa menulis maka berita baik tidak sempat dikabarkan. Saat ini sudah banyak peralatan penunjang untuk merekam data lewat kamera, video dan yang lain. Yang nantinya bisa disusun deskripsi yang menarik dengan bantuan foto yang mudah didapatkan dari hasil pemotretan. Rekaman yang mudah di buat melalui kamera foto  ponsel atau sejenisnya. Rekaman gambar ilustrasi supaya menjadi jelas memang diperlukan kemampuan untuk menuliskan jalan ceritanya melalui kemampuan menulis yang dikemas dengan bahasa sederhana dan menarik. Tulislah yang betul-betul diketahui, agar jalan ceritanya lancar dan ditulis dalam bahasa yang mudah dipahami, bila menghadapi kesulitan tulisan bisa diedit beberapa kali sehingga layak dipublikasikan.

Siswa dilatih Menulis
Latihan menulis bagi anak didik kita bisa dilakukan dalam perjalanan studi wisata di suatu tempat, dan peserta didik bisa diberi tugas untuk menyusun laporan. Laporan akan lebih efektif  bila penugasan secara perorangan dan bisa dilengkapi dengan hasil rekaman dalam bentuk foto. Biasanya bila tugas berkelompok, yang mengerjakan hanya beberapa siswa dan kadang hanya satu siswa yang diakui dalam kelompok. Yang tidak aktif tetap tidak bisa membuat dan menyusun laporan.  Sesederhana apapaun laporan tetap harus dihargai sambil dipilih yang terbaik. Pendidikan memang bertugas untuk melatih ketrampilan menyusun laporan dengan kata-kata sendiri. Bila dilatih maka yang belum baik pasti akan menjadi baik dan sempurna, dan akhirnya akan menjadi kebiasaan menulis. Hasil tulisan ini sebagai dokumentasi yang sangat bermanfaat diwaktu yang akan datang. Banyak laporan yang bisa dilakukan melalui pendidikan misalnya hasil praktikum dan masih banyak lagi. Bila penyusunan laporan sudah terbiasa akan secara bertahap bisa mengedit aturan tatatulis, dan seterusnya. Kita bisa belajar cara membuat artikel yang baik sebagai bahan panduan.  Yang prinsip peserta didik dibiasakan untuk menulis yang akhirnya akan menjadi budaya menulis.

Semoga Bermanfaat !
Tag : 
info pendidikan 



Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :