Seratus Juta WNI Wajib Bela Negara

                                                                                              

Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan dan Keamanan memrogramkan Wajib Bela Negara kepada 100 juta WNI selama sepuluh tahun ke depan. Kader bela negara ini bersifat sukarela bagi Warga Negara Indonesia mulai dari TK sampai usia 50 tahun. Menurut Menhan kesadaran untuk bela negara merupakan instrumen utama dalam menjaga persatuan negara. Bela negara itu bukan wajib militer, karena wajib militer sudah tidak ada di Indonesia. Wajib militer banyak melibatkan kegiatan fisik sedangkan bela negara menekankan kegiatan doktrin ideologis, bila ada kegiatan fisik hanya berupa baris-berbaris. Indonesia saat ini butuh nasionalisme, karena rasa nasionalisme di negeri ini mulai berkurang. Terbukti sesama warga negara Indonesia bisa saling menyerang hanya karena permasalahan yang kecil, dan mestinya bisa diselesaikan dengan musyawarah. Juga hanya saling berpandangan bisa menjadi tersinggung dan marah dengan mendatangkan kelompok teman. Yang berakibat perdebatan dan pertengkaran, bahkan sampai pembunuhan. Oleh karena itu nasionalisme ini perlu ditumbuhkan kembali dalam bentuk wajib bela negara sebagai bagian dalam kehidupan bernegara. Semangat Sumpah Pemuda perlu diperjuangkan kembali, karena kelihatannya semangat sumpah pemuda mulai terkikis dengan semangat individualis, dan kadang hanya mementingkan diri dan kelompoknya, perbedaan suku, aliran, ras dan agama merupakan kekayaan bangsa bila dikelola dengan baik akan menjadi sesuatu yang indah. Berbeda -beda tetapi tetap satu, semua sudah sangat hafal dengan kata-kata itu. Pelangi itu indah dipandang karena adanya tujuh warna yang menyatu. Bela negara merupakan salah satu cara agar semua warga negara kembali tumbuh kesadaran sebagai warga negara Indonesia.  

Wikipedia menjelaskan bahwa Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara seutuhnya.


Kesadaran untuk bela negara pada  hakikatnya adalah  kesediaan untuk berbakti pada negara dan kesediaan berkorban untuk membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata. Tercakup di dalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.

Unsur Dasar Bela Negara :
1. Cinta Tanah Air
2. Kesadaran Berbangsa & bernegara.
3. Yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara.
4. Rela berkorban untuk bangsa & negara.
5. Memiliki kemampuan awal bela negara.


Contoh-Contoh Bela Negara :
1. Melestarikan budaya.
2. Belajar dengan rajin bagi para pelajar.
3. Taat akan hukum dan aturan-aturan negara.
4. Mencintai produk-produk dalam negeri.



Masalah bela negara bukan untuk setuju dan tidak setuju, tetapi sangat dibutuhkan semangat bela negara ini, dengan mengamati dan mencermati kejadian di Indonesia, tentang maraknya perselisihan antar desa, golongan dan akhirnya saling menyerang satu dengan yang lain, ini membuktikan bahwa kesadaran bela negara mulai memudar. Sesama pelajar bisa saling menyerang sampai jatuh korban  meninggal dunia, ini mestinya tidak perlu terjadi bila kita mengaku saling bersaudara dengan dasar saling mengasihi. Demikian juga terjadi serangan antar kampung dan antar suku yang terjadi sehingga ada korban tewas, dan terjadinya aksi balas dendam, bahkan sampai menggunakan senjata.

Sebagai pendidik memang sangat prihatin dengan kenyataan ini, apanya yang salah. Kita tidak mengerti di mana kesalahannya. Dulu di tahun menjelang delapan puluhan ada kegiatan yang disebut Penataran P4 ( Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) Setiap pegawai pemerintah dan bahkan swasta dilibatkan untuk mengikuti penataran dalam rangka penghayatan dan pengamalan sila-sila dalam Pancasila. Sungguhpun Penataran P4 dan Bela Negara tidak sama, namun punya maksud untuk menanamkan kesadaran pada warga negara sebagai bagian dari negeri ini yang memiliki tanggungjawab yang sama sebagai saudara.

Bagaimana pelaksanaan Bela Negara, itu merupakan tanggungjawab Kementerian Pertahanan dan Keamanan kita tunggu saja hasilnya. Isinya antara lain sekitar cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Sebagai warga negara memang seharusnya memiliki nasionalisme yang tinggi, ancaman yang paling nyata adalah adanya terorisme dan gerakan separatis yang ingin memerdekakan diri. 

Semoga !



Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :