Makna Rendah Hati

Makna Rendah Hati

Dalam Efesus 4 : 2 di firmankan :  Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu. Kata rendah hati dalam kamus disebutkan sebagai tidak sombong atau tidak angkuh, lawan rendah hati adalah tinggi hati atau sombong. Alkitab mengajarkan hendaklah kamu rendah hati artinya kepada semua untuk tidak sombong dan tidak tinggi hati. Artikel tidak sombong bisa di baca dalam judul Menyadari Makna Kesombongan
Dalam pergaulan sosial saat ini karena dampak kemajuan teknologi yang pesat, setiap orang dengan kesibukan masing-masing, sehingga menjadikan komunikasi dengan tatap muka menjadi terkurangi, karena menganggap bisa  digantikan melalui media sosial terkini seperti telepon, sms, face book, tweeter, instagram dan yang lain. Dengan demikian maka komunikasi verbal sudah tidak sempat lagi. Bahkan dalam rumah tangga bisa terjadi saat ini, antara anak ibu dan bapak yang duduk dalam satu ruangan, bisa tidak saling tegur sapa karena masing-masing memegang telepon canggih dan sibuk dengan alatnya itu.  Dampak dari peralatan ini menjadikan rasa rendah hati menjadi terkikis. 

Sikap rendah hati sangat erat berkaitan dengan norma yang berlaku di sekitarnya. Sehingga tafsiran tentang rendah hati bisa berbeda satu dengan yang lain. Namun ciri-ciri rendah hati bisa diamati bukan hanya dilihat sepintas saja. Menilai seseorang yang rendah hati bisa dilihat dari kebiasaannya seperti perilaku, maupun dalam tutur kata dan kesantunan bahasanya. Rendah hati memiliki kecenderungan dengan kesederhanaan ( nrimo dalam Bahasa Jawa ). Orang yang memiliki sifat rendah hati bisa ditafsirkan orang yang sederhana. Saat ini menemukan orang yang hidup dan berperilaku sederhana sepertinya tidak mudah. Banyak berkomunikasi hanya lewat telepon canggih, adat silaturahmi cukup dengan bertelepon, atau face book, tweeter, instagram dan sejenisnya sudah menjadi pembiasaan, yang kadang bila ada berita sensasi semua memberikan komentar yang kadang kalimat yang dimunculkan juga tidak santun lagi. 
Bagaimana pun sifat rendah hati merupakan sifat seseorang yang beretika. Dengan teknologi yang serba cepat bukan berarti tidak bisa rendah hati, karena rendah hati berlawan kata dengan tinggi hati atau sombong. Sungguhpun memiliki kedudukan yang tinggi, berkelimpahan, tampan atau cantik, pandai memiliki banyak prestasi, namun sesungguhnya masih bisa tetap rendah hati. 

Sederhana, Halus dan Simpatik
Orang Sanguin dalam Tipe-tipe Temperamen karangan O Hallesby, Terbitan Credo Forlag, Oslo,  Norwegia dalam terjemahan (2013:20) menyebutkan bahwa orang Sanguin akan turut berduka bila bersama dengan orang yang sedang berduka dan bisa ikut bergembira bila bersama orang yang senang. Ia rendah hati dan ia sangat mengerti dengan segenap hati apa yang orang lain tidak dapat mengerti. Ia sanggup melayani orang yang sedang sakit, yang tidak semua orang sanggup melakukan ini. Tipe orang demikian memiliki kesanggupan secara spontan untuk bergaul dengan anak-anak. Sebaliknya anak-anak sangat tertarik kepadanya karena kesederhanaannya, ia mengalami segala sesuatu yang nyata. Barangkali ia tipe orang yang rendah hati yang pantas ditiru perilakunya. Pendidikan memiliki tugas untuk mendidik para generasi muda untuk bisa menghayati tentang sifat rendah hati dan kesederhanaan, bukan rendah diri. Kesederhanaan bisa diamati dari perilaku keseharian, sungguhpun seorang yang memiliki jabatan, namun pergaulannya tidak berubah, dan siap berteman dan bergaul dengan siapa saja dengan tidak pernah menunjukkan jabatannya yang tinggi. Sekarang memang tidak zamannya lagi orang hidup sederhana, kata mereka. Pernyataan seperti ini juga tidak mesti benar, karena kesederhanaan bukan ditafsirkan sebagai serba kekurangan.

Sebagai Teladan 
Bagaimanapun sifat rendah hati pantas untuk diajarkan kepada generasi muda kita, pendidikan mempunyai tugas besar untuk itu, sungguhpun sering dipertontonkan sikap keangkuhan dan kesombongan melalui media elektronik. Namun pendidikan tetap memiliki tugas untuk mendidik anak-anak generasi muda Indonesia. Karakter anak-anak kita perlu dan harus dibentuk untuk bersikap salah satunya adalah rendah hati. Dalam pendidikan karakter wujud rendah hati adalah toleransi, kata toleransi bagi para Pembaca pasti sudah mengerti maksudnya. Selain itu juga mendidik untuk peduli sosial, wujudnya sederhana adalah saling bertegur sapa. Banyak yang tidak mau bertegur sapa, hanya karena tersinggung, pasti tidak baik. 

Semoga bermanfaat !


Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :