Merancang Resolusi Pribadi 2016

Berencana Resolusi Pribadi 2016



Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia resolusi adalah putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat; pernyataan tertulis biasanya berupa klaim tentang sesuatu hal. Dengan bahasa lain resolusi adalah kepercayaan diri atau suatu tekad yang bulat dari diri sendiri untuk mencapai tujuan bagi dirinya sendiri yang harus dicapai pada tahun yang akan datang yaitu tahun 2016. Dengan memulainya tahun baru di tahun 2016 setiap insan pasti menginginkan hari depan yang lebih baik.
Kata Resolusi memang sangat identik dengan Tahun Baru, biasanya orang akan membuat sebuah daftar yang berisi komitmen, tentang rencana atau rancangan yang merupakan sebuah harapan yang akan dilakukan di tahun baru. Banyak yang telah merencanakan tetapi banyak juga yang kandas dan tidak kesampaian, sehingga ada yang mengatakan bahwa resolusi saya tahun ini hanyalah menyelesaikan target yang tidak tercapai di tahun lalu. Membuat berbagai rencana yang akan dilakukan dimasa depan merupakan hal yang baik. Yakobus mengingatkan kepada kita tentang sesuatu hal: Jangan melupakan Tuhan di dalamnya. Mengapa demikian? Karena kita sama sekali tidak memiliki kuasa atas waktu yang akan datang. Hidup kita di waktu yang akan datang kita tidak mengetahuinya karena semuanya rahasia Tuhan. Hidup kita sama fananya dengan uap yang dapat hilang dalam sekejap.Bila tidak melibatkan Tuhan, maka menjadikan diri kita congkak (Yak.4: 16), kita tidak memiliki kekuatan apa-apa tentang hidup ini. Membuat Resolusi di Tahun Baru juga tidak salah, namun kita harus mengerti bahwa jika Tuhan tidak menghendakinya, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Karena itu kita sebagai manusia harus tetap melibatkan Tuhan dalam setiap rencana yang kita susun, karena hanya dengan perkenan Tuhan kita dapat melakukan segala sesuatu, bukan karena kepandaian kita, atau kesombongan kita. Karena itu setiap perbuatan yang kita lakukan harus selalu melibatkan kehadiran Tuhan terutama dalam membuat Rancangan Resolusi Pribadi 2016.

Di dunia barat setiap Tahun Baru terjadi tradisi menyusun resolusi yang disebut Resolusi Tahun Baru yaitu tiap orang melakukan tradisi untuk memperbaiki kualitas hidup dengan membuat resolusi, tujuannya untuk memperbaiki diri yang disiapkan pada setiap awal tahun atau pada Tahun Baru, sehingga disebut sebagai Resolusi Tahun Baru. Di Amerika Serikat hampir 40% penduduknya membuat Resolusi Tahun Baru pada saat Amerika tingkat ekonominya hancur yang terjadi sekitar tahun 1929. Kehancuran ekonomi ini melanda hampir di seluruh dunia karena akibat Perang Dunia II. 

Untuk memperbaiki ekonomi maka penduduk Amerika bersepakat untuk membuat Resolusi Tahun Baru. Resolusi Tahun Baru yang sangat populer antara lain:
1. Meningkatkan kesehatan tubuh dengan makanan yang sehat yang bernutrisi dan untuk menurunkan berat
    badan dengan olahraga secara teratur, berhenti merokok secara total, tidak minum yang beralkohol.
2. Berpikir positif dan berusaha untuk sering tertawa dan tersenyum.
3. Meningkatkan kesejahteraan di bidang finansial, bebas utang, berhemat, dan mampu berinvestasi.
4. Meningkatkan pendidikan dengan belajar yang lebih baik, sering membaca buku, sukses sekolah maupun kuliah.
5. Menahan amarah, sehingga mengurangi stres, pandai mengatur waktu, tidak berlama-lama di depan TV.
6. Suka melayani dengan membantu orang lain, baik menjadi pelayan di lembaga keagamaan, pe natua, diaken.
7. Melakukan ibadah secara rutin sesuai dengan keyakinannya, mendekatkan diri kepada Tuhan.

Agar resolusi di tahun 2016 dapat tercapai maka setiap orang harus memiliki resolusi sebut saja Resolusi Pribadi Tahun 2016 secara operasional sehingga dapat dan mudah tercapai. Berarti dalam kehidupannya ada progres ada kemajuan dalam hidupnya. Sekecil apapun tiap orang pasti menginginkan kemajuan dan tambah sejahtera, karena tujuan hidupnya tercapai sesuai yang direncanakan.

Total resolusi dan materi resolusi yang direncanakan tiap orang bisa bebas untuk menentukan sendiri, katakan 7 (resolusi) yaitu: 
1. Hubungan Pribadi dengan Tuhan
2. Hubungan dengan Keluarga / Teman
3. Masalah Pekerjaan / Pendidikan dan Tanggungjawab
4. Pengelolaan Keuangan
5. Kesehatan
6. Pengembangan Karakter
7. Pelayanan untuk sesama.

Yang mengerti tentang resolusi hanya diri sendiri, tercapai atau tidaknya memang diri sendiri yang tahu, namun paling tidak perlu rencana sehingga target untuk mencapai resolusi akan diketahui pada akhir tahun 2016 nanti. Target yang belum tercapai bisa di masukkan dalam rencana untuk tahun yang akan datang. Sebagai gambaran misalnya saya mencantumkan ada 7 resolusi untuk tahun 2016 ini. Secara detail memang tidak harus di cantumkan di sini karena sifatnya sangat pribadi. Resolusi ini berupa klaim pribadi atau target pribadi yang harus tercapai pada akhir 2016, dan bila target meleset maka digunakan untuk resolusi tahun berikutnya. Dengan menyusun resolusi maka pribadi yang bersangkutan akan melakukan dengan sungguh-sungguh sehingga pada saatnya harapan yang telah ditargetkan bisa tercapai dengan baik. Dengan moto tahun ini harus lebih baik dari pada tahun yang lalu dan tahun ang akan datang harus lebih baik dari tahun ini. 

pengelolaan Keuangan
Setiap poin resolusi hendaknya ditulis secara rinci misalnya tentang Resolusi Pengelolaan Keuangan.
Resolusi ini hanya sebagai contoh, dan tidak harus seperti itu, paling tidak ada gambaran untuk menyusun resolusi pribadi. Tidak harus yang terlalu tinggi, tetapi dapat dengan rencana resolusi yang sederhana mudah dicapai, dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing, misalnya, tahun 2016 saya akan menyisihkan uang untuk ditabung sedikitnya Rp 100.00 per bulan dan tidak akan diambil. Saya akan menghindari utang dan akan menyelesaikan utang saya dan tidak akan melakukan permohonan pinjam uang di bank, meskipun saya ditawari dengan bunga yang sangat rendah atau tanpa bunga sekalipun. Target ini yang mengetahui hanya yang bersangkutan, namun ini saya tuliskan hanya sebagai contoh, dan masih banyak yang lain. Resolusi yang disusun atau direncanakan memang yang bisa dilaksanakan dan tidak perlu sangat tinggi, karena disesuaikan dengan ukuran masing-masing. Bisa juga dengan merencanakan perjalanan keluar negeri, bagi yang mampu. Ukuran mampu atau tidak sangat relatif dan yang mengerti juga hanya diri sendiri. Kerena itu ukurannya sangat pribadi, dan catatan resolusi ini sebagai catatan pribadi. 

Kesehatan
Bidang kesehatan misalnya, tahun 2016 target akan menurunkan berat badan supaya perut tidak buncit sehingga memiliki berat badan ideal, yaitu tinggi badan dikurangi 100, atau 111. Bila tinggi badan 171 maka berat badan ideal adalah 171-111 = 60 kilogram. Ini sebagai contoh saja atau bagi yang ada gangguan DM atau gangguan gula darah, akan menargetkan bahwa sampai akhir tahun 2016 harga gula darah menjadi normal kisaran 100 mg.

Semoga resolusi rancangan resolusi pribadi ini akan sangat membantu semua sehingga masa depan akan lebih baik. Sebuah penelitian tentang Resolusi Tahun Baru yang dilakukan oleh Richard Wiseman dari Universita Bristol di Inggris pada tahun 2007 yang melibatkan 3000 responden menunjukkan bahwa 88% dari mereka yang membuat resolusi ternyata gagal mewujudkannya, yang pada awalnya sangat yakin akan berhasil. Karena itu keberhasilan resolusi ini sangat tergantung dari pribadi masing-masing. Semoga Anda yang menyusun Resolusi Tahun Baru akan berhasil sesuai target untuk memperbaiki kualitas hidup.

Semoga Bermanfaat!

Sumber Bacaan Wikipedia bahasa Indonesia, Pengalaman Pribadi

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :