Harap Waspada Gorengan Campur Plastik

Mohon Waspada Gorengan Campur Plastik

Sumber Gambar Wikipedia

Ada-ada saja ulah manusia dalam mencari untung, baru saja heboh beras plastik, merica palsu, ini adalagi gorengan campur plastik. Modus ini pada awalnya karena ketidaksengajaan, dalam menggoreng ada plastik bungkus bening yang jatuh di wajan penggorengan yang sudah ada minyak goreng panas, sehingga plastik langsung hancur meleleh dan menyatu dengan minyak panas. ( Bahasa Jawa lumer ). Karuan saja plastiknya hilang bercampur minyak goreng yang sudah mendidih. Proses penggorengan terus berlanjut dan ternyata hasil gorengannya lebih renyah, katanya. Proses ini menjadi resep rahasia dalam bisnis gorengannya, dengan ketidaksengajaan dan ternyata laris karena rasanya lebih renyah bukan lebih enak. Resep ini memang disimpan sangat rahasia bagi penjual gorengan. yang membuat dagangannya menjadi beda rasanya dengan penjual yang lain dan hasilnya bisa tahan lama.

Ketahuan Campur Plastik

Bagaimanapun pandainya menyimpan aib, pasti ketahuan juga. Ya karena plastik memang bukan bahan pangan dan tidak lazim untuk dimakan. Sungguhpun resep rahasia, namun akan menyebar dikalangan penjual gorengan sungguhpun memberitakannya dengan cara bisik-bisik. Awal cerita ini memang terjadi di kota Surabaya, yang akhirnya menyebar lewat media cetak maupun elektronik, sehingga bagi penjual dagangan sejenis dapat juga mencoba secara sembunyi-sembunyi. Ada penjual gorengan yang menganggap itu sebuah resep baru, namun bagi yang mengerti tentang kesehatan proses menggoreng yang demikian adalah menyalahi aturan kesehatan makanan, karena sangat membahayakan kesehatan manusia, bila dikonsumsi dalam waktu yang lama .

Pembeli Harap Waspada

Dengan menyebarnya informasi adanya gorengan campur plastik, maka kita sebagai konsumen harus waspada dan hati-hati bila membeli gorengan. Karena tidak menutup kemungkinan gorengan yang kita beli mengandung plastik yang sengaja dicampurkan pada waktu menggoreng dan kita tidak mengetahuinya. Kita yakin banyak vendor yang tepat mengerti kesehatan dan tidak melanggar ketentuan Badan POM karena makanan ini bila dikonsumsi dalam waktu lama akan sangat berbahaya. Namun kewaspadaan konsumen sangat dibutuhkan demi kesehatan keluarga dan anak-anak kita. Sungguhpun awalnya gorengan campur plastik ditemukan di Surabaya, tidak menutup kemungkinan akan terdengar di wilayah lain, dan ada yang sengaja mencoba, untuk membuktikan secara sembunyi-sembunyi.  Bukan hanya gorengan yang harus diwaspadai, perdagangan atau jajanan anak berupa makanan yang dijual terutama di lingkungan sekolah memang harus diperhatikan. Bukan hanya masyarakat yang harus mewaspadai, sekolah juga ikut bertanggung jawab pada jajanan yang dijual di lingkungan sekolah.  Di beberapa kabupaten / kota, dinas kesehatan bersama Badan POM memang sudah ada yang terjun langsung mengecek jajanan untuk anak sekolah secara berkala, bahkan ikut mengawasi. Karena tidak menutup kemungkinan ada makanan dengan bahan pewarna pakaian (rodamin) yang sangat berbahaya juga masih digunakan oleh penjual makanan. dengan warna yang mencolok akan sangat menarik bagi anak-anak, bukan hanya usia sekolah Dasar, bisa juga anak usia sekolah menengah.

Cara Membedakan Gorengan Campur Plastik

Gorengan yang dicampur plastik mudah dikenalnya, yaitu bila ditiriskan akan terlihat mengkilap, dan warnanya lebih gelap, dibanding dengan gorengan yang tidak dicampur plastik. Dan bila gorengan dipegang maka minyaknya terasa lengket di tangan, beda bila dibandingkan dengan minyak goreng asli akan terasa licin ditangan. Gorengan proporsional plastik memang tidak sama tergantung jumlah plastik yang dicampurkannya dalam minyak penggoreng, bila kadarnya banyak maka bila gorengan dibakar plastiknya akan mencair dan meleleh dan mengalir ke bawah. Itulah cara sederhana untuk mengenali gorengan yang mengadung plastik dan yang tidak mengandung plastik. Dengan mengetahui cara membedakannya maka konsumen dapat memilih gorengan yang betul-betul sehat dengan gorengan yang tidak layak konsumsi.

Dampak Gorengan Campur Plastik

Dokter Spesialis penyakit dalam Prof. dr. Hans Tandra SpPD dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya, menjelaskan bahwa plastik yang kena panas akan meleleh, jika gorengan dikonsumsi dalam waktu lama, yang terjadi dalam tubuh adalah iritasi di pencernaan. Lambung dan usus mengalami peradangan yang bisa menyebabkan kanker, terjadinya gangguan ginjal. Dalam jangka panjang akan dapat menyebabkan gagal ginjal. 

Solusi Bagi Konsumen

Jangan membeli makanan yang diindikasikan tidak sehat termasuk Gorengan Campur Plastik, Makanan dengan pewarna kain. Pasti konsumen sekarang sudah cukup cerdas dalam menjaga kesehatan keluarga. Bekali anak-anak kita bila ke sekolah dengan membawa makanan dan minuman dari rumah. Menurut pengamatan penulis di banyak sekolah terutama di perkotaan kebiasaan membawa bekal makanan dan minuman dari rumah sudah berjalan dengan baik, terutama bagi siswa Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar. Selanjutnya ......

Terima kasih waktu Anda sekitar 1 menit untuk mengerjakan survey singkat klik  di sini.
Terima kasih atas waktu Anda.

Semoga Bermanfaat!

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :