Menulis itu Gampang

Menulis itu Gampang


Menulis itu Gampang demikian judul artikel yang sengaja disajikan. Gampang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya mudah; tidak sulit; enteng; remeh. Karena gampang maka menulis itu sebetulnya tidak sulit, tidak sulit. Bila tidak sulit maka bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk Anda yang sedang membaca artikel ini. Tapi kenyatannya banyak yang merasa kesulitan untuk menulis. Bagaimana memulainya, apa yang akan ditulis dan seterusnya. Sehingga menulis itu lancar maka tulislah sesuatu yang diketahuinya, yang dialaminya atau yang dilakukannya. Banyak pengalaman menarik yang dialaminya tetapi tidak ditulis atau tidak didokumentasikan sehingga banyak yang tidak mengetahuinya. Termasuk pelaku sejarah, yang tidak menuliskan apa yang diketahuinya, maka orang lain tidak akan mengerti tentang cerita sejarah yang sebenarnya. 

Seorang penulis haruslah menjadi pembaca yang baik, semakin banyak bacaan yang ia kuasai maka makin banyak referensi yang dimiliki. Sehingga membaca menjadi kebutuhan bagi seorang penulis. Makin banyak bacaan yang ia kuasai sangat mendukung dalam menulis, sehingga akan makin lancar dalam menulis. Tidak ada orang bodoh yang ada hanyalah orang yang malas dan tidak mau berusaha. Kesimpulannya adalah semua orang bisa menjadi pandai dan pintar asal mau belajar dan tidak malas. Sesulit apapun suatu masalah pasti ada solusinya dan dapat diselesaikan dengan baik, seperti membuat blog bagi yang awam dan nesbie, bila mau belajar dan terus belajar pasti bisa membuat blog. Dengan memiliki blog, maka harus menulisnya untuk mengisi agar blog tetap berjalan. Membuat blog ternyata banyak panduannya asal mau mencarinya dengan browsing. Sungguhpun pada awalnya jelek, dan jangan takut salah untuk mencoba, maka makin lama banyak pengalaman akan makin baik.

Langkah Awal dalam Menulis 

Banyak manfaat dari menulis antara lain bagi para pensiunan, membuat tidak mudah pikun karena memori selalu diisi dan diasah. Banyak pensiunan yang berhenti berkarya sehingga menjadi mudah pikun. Karena itu menulis adalah salah satu cara untuk dapat meningkatkan kemampuan berpikir. Bagi yang muda dapat menyalurkan hobi dan barangkali dapat menghasilkan uang pada saatnya nanti. Banyak penulis muda yang sukses, sungguhpun kesuksesan tidak datang dengan serta merta. Semua membutuhkan perjuangan yang panjang, banyak hambatan dan tantangan yang harus dihadapi. Yang sudah berjuang lama dan panjangpun belum tentu sukses, namun semangat untuk maju tetap harus dimiliki. Karena semangat itulah yang membuat orang menjadi sukses.

Langkah-langkah dalam menulis: 

1. Tentukan motivasi awal dan tujuan dalam menulis.

Menulis harus memiliki motivasi dan tujuan agar lancar dan memiliki semangat dalam menulis. Salah satu tujuan menulis antara lain adalah untuk mengisi waktu dan menghilangkan kepikunan, terutama bagi yang memasuki masa pensiun agar tidak post sindrom power. Dengan menulis akan muncul inspirasi sehingga melatih otak untuk selalu bekerja. Menulislah dengan bebas tentang apa saja dan bila capai ya istirahat, karena bila sudah mulai menulis maka inspirasi akan lancar seperti air yang mengalir dan sulit dibendung. Awalnya menulis sebetulnya memang tidak mudah, tetapi bukan tidak dapat dilakukan. Bila sudah memulai menulis dan hasilnya tidak sesuai yang kita harapkan, maka coba lagi, dan coba lagi. Untuk menghasilkan tulisan yang diharapkan memang tidak mudah, dan kita bisa meminta teman atau siapa saja untuk membaca karya kita. Dan mintalah untuk saran dan kritik pada tulisan yang kita buat.  

2. Mulailah menulis sekarang bukan besok.

Bila sudah memiliki ide, maka mulailah menulis sekarang juga bukan besok. Dengan demikian maka ide yang ada di otak kita langsung bisa disalurkan dalam bentuk tulisan, Gagasan akan tersalurkan secara lancar, bila ide yang ada dibenak kita ditunda barangkali akan hilang, karena itu mulailah saat ini juga dan jangan takut salah. Sesuatu yang baru dilaksanakan dan sedang dalam tahap belajar, pasti menghadapi kendala. Masalah itu nantinya akan dapat dihadapinya anggaplah sebagai tantangan. Kerja apa saja pasti mengalami masalah, namun kita tidak bisa menyerah dengan adanya tantangan, karena itu tetap dan terus menulis. Tantangan itu dengan sendirinya akan dapat terselesaikan. Sulit itu pasti, setiap pekerjaan baru pasti mengalami kesulitan. 

3. Mulailah menulis tentang apa yang diketahuinya.

Bagaimana mungkin ia bisa menceriterakan bila ia tidak tahu dan tidak mengalaminya, karena itu tulislah sesuatu yang pasti dialami dan diketahuinya. Maka dalam menceriterakan pasti akan runtut dan terus mengalir ide-ide baru yang sulit dibendung. Menurut saya penulis yang hebatpun pasti dalam membuat sebuah karya tulisnya tidak sekali jadi, mestinya ada perbaikan atau di edit agar lebih baik, makna dan ejaannya. Memilih kata yang tepat agar tidak menimbulkan penafsiran ganda. Penulis harus cermat dalam memilih kata yang digunakan sehingga tidak menimbulkan penafsiran yang salah.

4. Penulis harus mengerti dan memahami kaidah Bahasa Indonesia     yang baik dan benar

Bahasa yang baik adalah makna bahasa tersebut sesuai dengan nilai rasa yang terkandung dalam konteks kalimat tersebut termasuk dalam pemilihan kata, sedangkan benar adalah sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Penulis juga harus menguasai penerapan tata bahasa dalam bahasa Indonesia, ilmu bahasa, diperlukan karena dibutuhkan dalam pembentukan kalimat, penyusunan kalimat, diksi / pemilihan kosa kata yang tepat, penggunaan tanda titik dan yang lain.

5. Penulis yang baik adalah seorang Pembaca yang baik.

Seorang pembaca yang baik maksudnya adalah bahwa seorang yang terjun di bidang penulisan, maka ia harus banyak membaca agar wawasan pengetahuan akan semakin luas. Ia juga harus memiliki buku referensi dan membacanya, seperti kamus (KBBI) dapat berupa buku kamus, kamus online atau offline dan kamus bahasa asing dan pendukung yang lain. Menulis membutuhkan proses dan proses membutuhkan waktu, karena itu tidak serta merta tulisan kita langsung baik.

6. Bermanfaat bagi orang lain

Tulisan harus bermanfaat bagi pembaca atau bermanfaat bagi orang lain. Paling tidak tulisan yang kita munculkan menjadikan berkat bagi banyak orang, bisa mendidik, mengajar mengubah sikap dan perilaku, mengingatkan, dan memberikan inspirasi bagi pembaca. Sekecil apapun tulisan bila dibaca pasti bermanfaat bagi pembacanya. Namun perlu disadari bahwa masyarakat kita belum terbiasa menjadi pembaca yang baik, dan banyak yang membaca tidak sampai selesai. Terima kasih bila Anda dapat membaca sampai selesai. Selanjutnya ......

Saya sangat berterima kasih, bila Anda dapat meluangkan waktu sekitar 1 menit untuk mengerjakan survey, yang sangat bermanfaat bagi saya, klik  di sini

Semoga Bermanfaat!

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :