Bersyukurlah Terima Gaji Ke-13 dan Ke-14

Bersyukurlah Terima Gaji Ke-13 dan Ke-14

  
Berbahagialah, dan bersyukurlah Bapak Ibu Saudara yang menjadi Pegawai Negeri, TNI, POLRI dan Pensiunan, karena pemerintah akan memberikan gaji ke-13 sebagai Tunjangan Hari Raya dan gaji ke-14 sebagai persiapan untuk membantu membiayai para putra-putri Anda yang melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Gaji ini merupakan bentuk tambahan penghasilan bagi Pegawai Negeri Sipil karena pemerintah tidak menaikkan gaji pada tahun ini. Saat ini Peraturan Pemerintah tentang pemberian gaji ke-13 dan ke-14 sedang dipersiapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Setelah itu baru dikembalikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi Birokrasi. Yang akhirnya dan ditandatangani oleh Presiden sebagai Peraturan Pemerintah.

Menurut Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro penyerahan gaji ke-13 tidak setara dengan gaji ke-14, bila gaji ke-13 sebagai Tunjangan Hari Raya mestinya diberikan menjelang Hari Raya Idhul Fitri, dan gaji ke -14 diberikan pada bulan Juli 2016 sebagai persiapan untuk biaya pendidikan bagi putra-putri Pegawai Negeri Sipil yang akan melanjutka ke jenjang yang lebih tinggi. Besaran gaji ini juga belum tahu, seperti gaji rutin bulanan juga belum jelas informasinya, atau hanya gaji pokok tanpa tunjangan, kita belum jelas. Yang terjadi pada tahun sebelumnya diberikan seperti gaji rutin hanya tidak dipotong asuransi dan iuran yang lain seperti Bapertarum, maupun Asuransi Kesehatan. Ternyata janji pemerintah tepat pada waktunya, PNS dapat menerima Gaji ke-14 sebelum akhir bulan Juni 2016 sekitar tanggal 29 Juni 2016 dan tanggal 1 Juni 2016 Gaji ke-13 telah cair bersamaan dengan pemberian Gaji rutin. Sehingga untuk wilayah Jawa Tengah, pencairan Gaji PNS sebagian besar melalui Bank Jateng, dan tepat hari Jumat-Sabtu, 1-2 Juli 2016 seluruh Bank Jateng baik Kantor Cabang maupun unit dipenuhi oleh lautan PNS yang akan mengambil gaji maupun mengantre di ATM Bank Jateng. Demikian juga bagi para karyawan perusahaan swasta juga menerima Tunjangan Hari Raya dari masing-masing perusahaan yang sudah mampu. Karena ada perusahaan yang belum mampu memberikan THR.

Berbagi Kasih

PNS mendapatkan gaji ke-13, ke-14, namun pegawai swasta lain barangkali ada yang tidak menerima apapun. Patut disyukuri dengan menciptakan kinerja yang baik dan tidak mangkir kerja. Karena tidak menutup kemungkinan pemerintah memberikan fasilitas yang lebih namun banyak pegawai yang kinerjanya juga tidak maksimal. Bisa dikarenakan karena memang tidak memiliki pekerjaan rutin. Jujur diakui memang penyebaran pegawai tidak merata, ada yang kekurangan pegawai, namun ada yang kelebihan pegawai. Di lingkungan kerja kita masih banyak pegawai honorer yang digaji atau diberikan honor sangat rendah. Di lingkungan sekolah di semua jenjang dari Sekolah Dasar, SMP sampai setingkat SMA / SMK misalnya banyak Guru yang hanya mendapat honor sekitar Rp 250 ribu - Rp 400 ribu dengan masa kerja yang lebih dari 10 tahun dengan tingkat pendidiakan Sarjana Starata 1. Mereka yang bukan pegawai pemerintah hanya mendengarkan dan melihat wajah-wajah cerah penerima tambahan gaji. Karena itu memang para pejabat penerima gaji tambahan untuk berbagi kasih dengan yang tidak menerimanya. Di lingkungan sekolah ada yang sudah mentradisikan berbagi kasih kepada sesama pegawai honorer. Karena kebutuhan mereka juga sama dengan yang menerima gaji tambahan. Terima kasih bila lingkungan kerja sudah berbagi kasih dengan sesama pejabat selingkung mereka.

Baca Harapan Guru Honorer K2 , yang Honornya tidak layak.

Memang Menteri Yuddy Chrisnandi pernah menyampaikan bahwa kebutuhan menjelang hari raya cukup meningkat, terutama yang sifatnya kebutuhan konsumtif. Namun juga perlunya pengendalian diri agar semua bisa tercukupi. Karena pendapatan Pegawai Negeri Sipil memang sangat terbatas dibanding dengan Pegawai Swasta yang perusahaannya sangat mapan, tetapi juga banyak pegawai swasta yang tidak menerima apapun karena tempat mereka bekerja memang tidak mampu memberikan sesuai dengan kebutuhan. Pemerintah telah menginstruksikan kepada perusahaan yang menggunakan tenaga kerja untuk memberikan Tunjangan Hari Raya kepada pegawainya sesuai dengan kemampuan perusahaan. Ini sudah berjalan selama ini, namun bisa juga perusahaan yang tidak mampu memberikan yang terbaik kepada karyawannya.
Mendagri mengatakan, pemerintah belum mampu menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil dan aparatnya, sungguhpun sudah direncanakan, namun kemampuan keuangan negara belum memungkinkan, sehingga harus bersabar dan masih menunggu bila pertumbuhan ekonomi mencapau 7%. Untuk pemberian gaji ke-14 ini pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 6 triliun melalui APBN 2016, demikian kata Direktur Anggara Kementerian Keuangan Bapak Askolani di Jakarta.

Selamat Penerima Gaji Ke-13 dan Ke-14!




Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :