Jangan Menggunakan HP Saat Hujan

Jangan Menggunakan HP Saat Hujan

Sudah banyak korban berjatuhan saat menggunakan HP (hand phone) di waktu hujan dan ada petir atau halilintar. Karena mereka tersambar petir dan akibatnya meninggal. Namun hal seperti ini sering tidak diindahkan bahkan cenderung menganggap tidak ada masalah karena ketidaktahuan. Hujan dan petir bukan hanya menyambar melalui hand phone, namun juga pesawat televisi yang sedang ditonton, maupun komputer yang sedang browsing menggunakan wifi. Hampir di beberapa daerah pernah terjadi musibah orang tersambar petir saat berkomunikasi di waktu hujan bersamaan dengan petir yang menggelegar. Umumnya mereka tidak mengerti akibatnya, karena itu pentingnya membaca atau mendengarkan berita untuk menambah wawasan pengetahuan. Di Wonokromo, Surabaya pernah terjadi seseorang tersambar petir, pada awal tahun 2012, demikian dikabarkan oleh lensaindonesia.com. Di Depok awal Mei lalu juga terjadi seseorang tersambar petir saat memancing. Suherman demikian klikkabar.com memberitakan, dia tersambar petir saat sedang memancing pada sore di hari Sabtu, 7 Mei 2016, ia tewas seketika dengan tubuh dan kepala gosong seperti terbakar.

Bermain atau Menggunakan HP

Peristiwa ini baru saja terjadi pada Senin, 9 Mei 2016, di desa Silado, Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, Indonesia. Saat itu hujan sangat deras bersamaan dengan sambaran petir dengan kilatan halilintar yang menerangi bumi. Budi Prasetyo 18 tahun, demikian nama pria tersebut , sedang asyik bermain ponsel, orang tuanya sudah mengingatkan, namun tidak mau menghiraukan, barangkali memang karena tidak mengerti akibatnya. tak berselang lama orang tuanya menemukan Budi sudah terkapar tak bernyawa di dalam kamar dengan tubuh gosong seperti terbakar, dan di sampingnya ada Handphone. sudah dipastikan bahwa menginggalnya Budi Prasetyo karena tersambar petir lewat handphone. Peristiwa ini langsung dilaporkan ke Kepolisian setempat bersamaan dengan petugas Puskesmas setempat.


foto; ilmupengetahuan.org.
Wajib Mengingatkan  

Penulis dan kita yang sudah mengerti akibat penggunaan peralatan elektronik di saat hujan dengan petir, diharapkan untuk selalu mengingatkan kepada siapa saja yang menggunakan HP untuk tidak dan jangan menggunakannya untuk berkomunikasi pada saat hujan dengan petir dan halilintar yang menggelegar. Sungguhpun tidak setiap orang yang diingatkan mau menerimanya. Namun kita yang tahu wajib mengingatkan kepada mereka akibat penggunaan ponsel pada saat ada petir. Bersyukur Anda menemukan artikel ini, sehingga mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana sebaiknya menggunakan ponsel. Suatu saat sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, di pinggir jalan di tengah kota Purwokerto, seorang penjual keliling dengan gerobag dorong, jatuh terkapar karena sedang berkomunikasi menggunakan handphone atau ponsel dan tersambar petir, beruntung dia tidak terluka. Ini merupakan pengalaman berharga bagi banyak orang yang ada disekitarnya. Saat itu memang hanya hujan gerimis, namun terdengar petir dan halilintar.

HP dan Peralatan Listrik bisa Tersambar Petir

Peralatan listrik yang mengeluarkan gelombang elektromegnetik, seperti televisi yang sedang ditonton atau komputer yang sedang browsing internet. Potensial dapat tersambar petir pada saat hujan deras dengan petir yang menggelegar. Karena itu pada saat hujan dengan petir dan halilintar, sebaiknya tidak menyalakan peralatan tersebut. Karena alat elektronik tersebut saat menyala akan mengeluarkan sinyal, berupa gelombang elektromagnetik, yang ada di udara. Sedangkan petir merupakan gelombang elektromagnetik, yang cenderung untuk menyalurkan gelombang ke tanah sebagai ground. Peralatan elekrtronik ketika aktif seperti ponsel, televisi dan komputer yang sedang browsing, berusaha mencari sinyal komunikasi yang berupa gelombang elektromagnetik agar bisa berfungsi. Alat ini menyalurkan atau mencari sinyal dengan bantuan antena yang berbahan dasar konduktor. Elektron melalui sinyal ponsel untuk menghasilkan gelombang elektromegnetik. Cara kerja demikian seperti konsep penangkal petir, medan listrik disekitar ponsel dapat mempengaruhi molekul udara, yang akhirnya dapat menjadi kesempatan untuk dilalui aliran listrik dari petir untuk masuk ke tanah supaya netral. Sehingga pemegang ponsel akan terkena aliran listrik yang sangat besar, yang berakibat terkena petir sehingga badannya gosong.

Solusinya

Pada saat hujan bersamaam dengan petir beripa petir atau halilintar. Sebaiknya tidak menyalakan televisi, dan saklar televisi sebaiknya dicabut. Termasuk komputer dan laptop yang sedang mengakses internet sebaiknya dinonaktifkan sampai petir dan hujan reda. Demikian pula perlu disampaikan kepada seluruh anggota keluarga untuk tidak menggunakan ponsel saat sedang hujan bersamaan dengan petir atau halilintar. Sebagai orang tua memang harus menjelaskan pada anggota keluarganya, karena saat ini anak-anak kita sedang demam ponsel canggih yang langsung bisa mengakses ke internet. Orang tua perlu kewaspadaan tentang kenyataan ini.

Semoga Bermanfaat!

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :